"Pak Es Legen 1" tanyaku kepada seorang penjual legen di pinggir jalan...maklum aja panas-2 gini enaknya minum yang segar-2 salah satunya adalah es legen...
"Ini pak es legennya" jawab si penjual dengan memberikan segelas es legen kepadaku.
Sambil mengambil gelas tersebut aku menjawab "Terima kasih pak."
Ternyata saat memberikan gelas itu mata si penjual mengamati jari kelingkingku yang berwarna ungu..kemudian si penjual tersebut bertanya "Kemarin ikut coblosan ya pak..?? Menang mana di daerah sampiyan...??"
Jawabku sambil menikmati es legen "Iya pak, kemarin ikutan coblosan Pilgub. Daerah saya yang menang No. 1 & 3. Tapi kalau lihat di TV yang menang itu no 5 & 1 pak. SaKalo sampiyan gimana pak..??"
"Saya nggak ikutan coblos pak, lha wong nyoblos atau nggak ya sama aja ..nggak ada perubahan buat saya" jawab si penjual dengan wajah tanpa dosa. "Lho, berarti belum ada yang pasti menang ya...??" tanya nya rada kebingungan....
"Iya pak, sepertinya bakalan ada putaran kedua" jawabku enteng.
"Putaran kedua, hmm..." tanggapan si penjual.
"Iya pak, bakalan akan diadakan putaran kedua. Lha wong ini sudah di anggarkan sebear 225 Miliar Rupiah pak" jelasku.....
"Hah...225 Miliar rpiah...., gendeng ya..gede banget..apa nggak mending buat beli beras aja ya....atau buat kulakan Legen kayak saya ini...." jawab si penjual sekenanya....
Ya, dalam hatiku membenarkan komentar bapak pejual legen ini. Apa nggak sebaiknya duit segede itu di buat untuk kepentingan yang lain yang di rasa lebih penting....ya setelah menikmati es legen itu aku pun merogoh kocek ku dan mengambil uang 1000 rupiah untuk membayar es legen itu. Kemudian aku pun melanjutkan perjalanan tugas ku untuk keliling menikmati indahnya hidup ini.....terima kasih pak, karena es legenmu mengobati rasa hausku....
s4l4m Bu4t p3nju4l l3g3n
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar